Panduan Pernikahan GPdI Betesda Manokwari
Persiapan menuju pernikahan tidak hanya menyangkut administrasi, tetapi juga kesiapan rohani melalui pembinaan dan konseling pranikah.
Pernikahan adalah perjanjian kudus di hadapan Tuhan
Karena itu, GPdI Betesda Manokwari menekankan pentingnya persiapan yang baik bagi setiap pasangan, baik secara rohani maupun administratif, sebelum memasuki pelayanan pernikahan.
Persiapan sebelum pelayanan pernikahan
Berikut adalah persyaratan yang saat ini tercantum pada Panduan Pernikahan GPdI Betesda Manokwari.
Sudah menerima baptisan
Panduan menyebut calon mempelai sudah menerima baptisan dan menjadi anggota jemaat.
Pembinaan pranikah
Pasangan mengikuti kelas pembinaan pranikah sebagai bagian dari persiapan rohani.
Dokumen lengkap
Dokumen administratif perlu dilengkapi sesuai daftar yang tercantum pada panduan.
Rekomendasi gereja asal
Calon mempelai dari luar jemaat menyertakan surat pengantar atau rekomendasi dari gereja asal.
Pendaftaran & konseling
Pendaftaran dilakukan kepada Gembala Jemaat setempat dan kantor gereja untuk konseling pranikah serta penentuan tanggal.
Dari pendaftaran menuju penentuan tanggal
Alur berikut merangkum tahapan yang disebutkan dalam panduan yang saat ini dipublikasikan.
Daftar
Mendaftarkan diri kepada Gembala Jemaat dan kantor gereja.
Lengkapi dokumen
Menyiapkan dokumen administratif yang diperlukan.
Pembinaan & konseling
Mengikuti kelas pembinaan serta konseling pranikah.
Penentuan tanggal
Tanggal pernikahan ditentukan bersama setelah proses pendaftaran dan konseling.
Dokumen yang perlu dipersiapkan
Daftar berikut mengikuti dokumen yang tercantum pada halaman Panduan Pernikahan. Pastikan kelengkapan dokumen dikonfirmasi kembali kepada gereja saat mendaftar.
Sertakan surat pengantar dari gereja asal
Panduan yang dipublikasikan GPdI Betesda menyebut bahwa calon mempelai yang berasal dari luar jemaat perlu menyertakan surat pengantar atau rekomendasi dari gereja asal.
Persiapkan pernikahan dengan baik, secara rohani dan administratif
Untuk memulai proses, panduan gereja mengarahkan pasangan untuk mendaftarkan diri kepada Gembala Jemaat setempat dan kantor gereja.
